2012 Dikembangkan Desa Pesisir Tangguh Bencana

Jakarta (13/9/2011) == DIRJEN Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K), Sudirman Saad, meyakinkan proyek Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) beda dengan program terdahulu.

“Yang unik dari program ini, ada peningkatan pembinaaan ketangguhan desa agar lebih memiliki daya tahan terhadap bencana alam. Ketangguhan itulah yang khas,” kata Sudirman, di Jakarta, Selasa (13/9).

Ia menambahkan, ketahanan terhadap bencana dapat membangun kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana. “Tapi tidak cuma kesadaran, juga perlu ada implementasi pada tingkat desa,” tuturnya.

Perbedaan lainnya, ialah ada proses perencanaan yang sistemik. “Program-program sebelumnya benar-benar usulan dari pemda atau masyarakat setempat. Dan programnya langsung diimplemetasikan tahun itu juga. Tapi program ini (PDPT) kegiatan ini setahun sebelumnya sudah disosialisasikan,” ujar Sudirman.

Program PDPT untuk 6.640 desa pesisir ini ditargetkan selesai 2014. “Idealnya per tahun ada tiga ribu desa yang dikembangkan,” ucap Direktur Kelautan Pesisir Subandono Diposaptono.

Sekitar enam ribuan desa itu merupakan bagian dari total keseluruhan desa pesisir di Indonesia sebanyak 10.640 wilayah. Sudirman menyatakan, dari seluruh desa pesisir itu terdapat 7,8 juta rakyat miskin.

Apabila sampai 2014 enam ribuan desa pesisir tadi belum semuanya tersentuh PDPT akan dilanjutkan pada tahun-tahun setelahnya. “Kalau belum selesai akan dilanjutkan tahun-tahun selanjutkan. Dan ini juga belum ada perkiraan dana total yang dibutuhkan karena masih program jangka panjang,” kata Subandono menjelaskan.

Dari 6.640 desa pesisir yang jadi target PDPT, tahun depan akan direalisasikan di 48 desa dulu. Desa-desa tersebut berasal dari 16 kabupaten.

Kabupaten-kabupaten tersebut yaitu Kab. Pesisir Selatan, Kab. Kaur, Kab. Tangerang, Kab. Sukabumi, Kab Kendal, Kab. Kulon Progo, Kab. Pacitan, Kab. Bengkayang, Kab. Kotawaringin Barat, Kab. Kota Baru, Kab, Pinrang, Kab. Parigi Moutong, Kab. Bau-Bau, Kab. Seram bagian Barat, Kab. Pulau Morotai, Kab. Teluk Wondama.

Selama ini pengembangan desa pesisir kebanyakan berbasis pelabuhan perikanan sebagai pusat pengembangan. Pengembangan seperti itu dilakukan di 4.000 desa.  (Dini Hariyanti)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s