KKP Genjot Perikanan Organik

Jakarta (16/9/2011) — KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) terus genjot produksi ikan organik dalam negeri. Saat ini baru ada satu pengusaha ikan organik Indonesia, yakni di Sidoarjo.

“Perusahaan itu memproduksi udang windu sebanyak 350 ton per tahun,” kata Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K), Victor Nikijuluw kepada Jurnal Nasional, di Jakarta, Jumat (16/9).

Hasil produksi itu masih sangat minim dan jauh dari kebutuhan, baik di dalam dan luar negeri. “Produk organik itu baru dikirim ke Jepang. Untuk kebutuhan di sana saja jumlah itu baru memenuhi satu persen. Jadi minimal (ke Jepang saja) dibutuhkan 3.500 ton ekspor (udang organik) per tahun,” tutur Victor.

Ia juga menjelaskan, dalam waktu dekat akan dikembangkan produksi hasil perikanan organik untuk jenis lain. “Perusahaan (penghasil udang organik) ini akan segera tambah untuk ikan tuna organik. Kami (KKP) pun dorong pengembangan ikan organik seperti jenis bandeng, patin,” ujar Victor.

Negara sasaran ekspor hasil perikanan organik, dikatakannya, yang pertama Jepang. “Lalu Amerika Serikat, dan ke Belanda serta Jerman,” ucap dia.

Tetapi upaya menggenjot produksi perikanan organik belum bisa dilakukan. Karena masih menunggu kepastian sistem sertifikasi produk. “Pada 20 (September) besok akan kami bahas sertifikasi dengan ITB,” tutur Victor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s