Kominfo: Kinerja RIM Lambat

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menilai komitmen Research In Motion (RIM), inovator Blackberry, terhadap RI kurang. Dalam pertemuannya dengan RIM, Kamis (15/9) kemarin, sejumlah kerjasama yang disepakati kedua pihak nyatanya banyak yang belum terlaksana.

“Kami hanya ingin tahu sisa komitmen yang harus dipenuhi RIM. Kami nilai mereka kurang. RIM lambat,” kata Kepala Humas Kominfo, Gatot S Dewa Broto, di Jakarta, Jumat (16/9).

Salah satu janji yang disepakati adalah kesediaan RIM memfasilitasi penyadapan komunikasi buronan Indonesia yang menggunakan Blacberry. “Kerjasama penyadapan ternyata baru dengan KPK, Kepolisian dan instansi lain belum,” tutur Gatot kepada Jurnal Nasional.

Selain itu, janji yang ditagih juga terkait pembangunan 40 layanan purna jual BB di Indonesia. “Pembangunan purna jual itu akan kami cek di lapangan, apakah sesuai dengan keterangan mereka,” kata dia.

Dan mengenai pembangunan server, dituturkan Gatot, RIM akan tetap membangun server data BB tapi belum pasti di mana. Kemungkinan bisa di Indonesia atau di luar negeri.

Saat ditanya seputar permintaan klarifikasi terhadap RIM atas pembangunan pabrik BB di Malaysia, mereka tak menjelaskan spesifik. “Katanya nanti akan ada top management RIM yang menjelaskan,” ucap Gatot.

Ia menyatakan, akan ada pertemuan lanjutan RIM dengan Kominfo. Namun belum dipastikan kapan. “Yang pasti tidak pada pekan atau bulan ini,” kata Gatot.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s