Perbaikan Pulau Baai Naikkan Profit 100 Persen

Bengkulu (7/10/2011) — KENAIKAN profit seratus persen ditargetkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II untuk Pelabuhan Pulau Baai Provinsi Bengkulu. Pencapaian taksiran itu makin diperkuat dengan selesainya proses pengerukan dasar laut guna memperlancar keluar masuk kapal.

“Pada 2012 kami targetkan profit perusahaan sekitar Rp60 miliar. Naik seratus persen dari (taksiran) profit 2011 sebesar Rp30 miliar,” kata General Manager PT Pelindo II Cabang Bengkulu, Ade Hartono, di Bengkulu, Jumat (7/10).

Sebelumnya, alur menuju pelabuhan yang tersedimentasi pasir menyebabkan banyak kapal kandas. Sehingga hilir mudik kapal-kapal kerap terkendala, utamanya kapal pengangkut batubara. Sebab, batubara menjadi komoditi ekonomi utama di pelabuhan tersebut.

“Komoditi utama batubara, hampir 80 persen dari total komoditi yang dilayani Pelabubah Pulau Baai. Perbaikan ini (berdampak) signifikan bagi kapal-kapal yang melayani muatan batubara,” ucap Ade. Saat ini Pelabuhan Pulau Baai 70 persennya melayani pasar luar negeri.

Proyek pengerukan pelabuhan sedalam 10 meter dikerjakan bersama PT Rukindo. “Kontrak dengan Rukindo hanya untuk pengerukan 10 meter. Pas sudah selesai maka kontrak pun selesai. Maintanance lain lagi prosesnya, itu tugas kami untuk selalu merawat agar dasar laut tetap minus 10 meter,” tuturnya menjelaskan.

Sebelum dilakukan pengerukan alur, kapal yang datang harus berbelok 90 derajat sebelum masuk pelabuhan. “Pengerukkan dilakukan memakai kapal cutting section. Jalur yang dikeruk sepanjang 210 meter,” ujar Ade.

Pengerukan tersebut dilakukan secara bertahap. Tahap pertama mencapai kedalaman 6,5 meter. Dan tahap selanjutnya mencapai 10 meter.

Pasir sisa hasil pengerukkan diletakkan di salah satu bibir pantai yang sebelumnya mengalami abrasi. “Dulu di sisi kiri (bagian yang dikeruk) mengalami sedimentasi dan kanan abrasi. Lalu hasil pengerukan dikembalikan ke bagian yang mengalami abrasi untuk kembalikan seperti semula,” kata Ade.

Di sisi lain, grafik arus kunjungan kapal tahun ini ditargetkan meningkat dibanding 2010. Tahun lalu ada 1.255 unit kapal yang singgah ke Pelabuhan Pulai Baai atau membawa beban sebanyak 1,6 juta Gross Ton (GT). Target 2011 mencapai 1.388 unit atau sama dengan 1,9 jut GT sedangkan taksasinya (perkiraan) 1.548 unit (2,1 juta GT). Dan proyeksi 2012 mencapai 2,7 juta GT.

Sedangkan realisasi arus barang dalam negeri pada 2010 mencapai satu juta ton dan luar negeri 1,9 juta ton. Target tahun ini untuk barang dalam negeri 1,8 juta ton dan luar negeri 2,5 juta ton. Sedangkan 2012, untuk barang dalam negeri 2,8 juta ton dan dari luar negeri mencapai 2,7 juta ton.

Proses pengerukan dilaksanakan PT Pelindo II Cabang Bengkulu bersama PT Rukindo sejak 16 Juni lalu. Target kedepan, Pelabuhan Pulau Baii dapat disinggahi kapal besar mencapai 40 ribu DWT (Dead Weight Tonnage) yakni muatan maksimal saat kapal dalam kecepatan sedang. Saat ini kapal yang hilir mudik berkapasitas sekitar 1.200 sampai 1.500 ton. “Kapal itu tua-tua, dulu kalau mau belok sering kandas,” tutur Ade.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s