Wanna ML As Soon As Possible?

Otak kanan: ML (making love/bercinta) itu pasti nikmat ya?
Otak kiri: Sok tahu, memang pernah?
Otak kanan: Belum sih. Tapi pasti bercinta itu enak. Banyak yang bilang seperti itu. Makanya banyak yang ketagihan..
Otak kiri: Tergantung..
Otak kanan: Iya, tergantung kedua pihak menikmatinya atau tidak.
Otak kiri: Bukan cuma itu..
Otak kanan: Lantas apa?
Otak kiri: Tergantung melakukannya dengan siapa. Apakah dia orang yang memang kamu inginkan atau tidak, apakah orang beruntung yang kamu izinkan untuk menikmati itu bersamamu memang orang yang secara sah berhak atas kamu. Dan dalam kondisi seperti apa ML dilakukan. Saat ada kepastian ikatan hubungan secara duniawi, ragawi, dan rohani antara keduanya ML bahkan dapat menjadi berkah.

(Menjadi perawan atau tidak adalah pilihan pribadi masing-masing. Melakukannya secara ‘free’ atau tidak itu pun hak setiap individu. Jika dilakukan secara free, benarkah tindakan itu? Saya tak mau menghakimi. Tapi untuk menilai yang kita lakukan itu benar/tidak, coba rasakan dalam hatimu usai melakukannya (having sex in free) adakah keraguan, kegelisahan, dan perasaan bersalah? Jika ya, mungkin sebaiknya hentikan. Tapi jika yang muncul adalah syukur, dan ketenangan hidup.. Maka Tuhan yang menjadi sebaik-baiknya hakim.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s