Janganlah Marah…

Cerita singkat sarat hikmah ini berasal dari kiriman email seorang sahabat yang insyaallah senantiasa dirahmati Alloh swt. Berikut tuturannya…

“Assalamualaikumwrwb ukhtifillah yang dicintai Allah, aku sekadar share dari pengalaman salah satu tokoh ahli hipnoterapi, sekaligus intel investigator, yakni Mardigu Wowiek Prasantyo. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua🙂

Hari jumat 20 april 2012 jam 15.30. saya sedang test drive motor dari kantor kwitang kearah rawamangun, hujan besar di daerah by pass. Saya meneduh di bawah jalan layang..ada puluhan motor melakukan hal yang sama. Disamping saya seorang ayah dengan anaknya berusia 10-12 tahun kira2 berdiri merapat kedingin, air menggenang naik cepat sehingga sejajar trotoar tempat kami berdiri.

Tiba-tiba ada mobil dengan kecepatan tinggi didekat kami membuat siraman air kotor muncrat membasahi hingga tubuh kami, semua orang menghujat seketika termasuk sang anak kecil tadi!

Nampak sang ayah menenangkan dirinya. Saya yg berdiri disampingnya tak kuasa untuk tidak mendengarkan percakapan ayah anak ini

Sudah nak, jangan marah
Tapi dia kurang ajar kotori orang
Kalo kita marah itu energy negative yg keluar dari diri kita..dan ingat dunia ini bulat dan energy itu kekal. Sekali energy itu tercipta mereka akan terus ada dan karena kehidupan itu berputar energy itu akan kembali Kediri kita sendiri.

Saya terdiam termangu mendengarkan…

Sang ayah melanjutkan. Mulai sekarang kamu harus bisa mengeluarkan energy hanya yang positif. Misalnya..doakan orang tadi agar selamat sampai di rumah dg selamat. Ikhlas dalam berdoa. Doakan semua orang yg berteduh ini selamat sampai dirumah dan tidak terkena penyakit. Doakan pengemis dipinggir jalan. Doakan apa yg kamu lihat. Anak sekolah baru pulang. Tukang sapu jalanan. Semua yg kamu lihat doakan. Percaya lah hidupmu akan lurus, mudah, dan selamat dunia akhirat.

Papah selalu mencari uang halal untuk keluarga, siang malam semua papah doa kan. Mamah mu..menanak nasi dia ber doa, ucapkan doa baik buat petani yg menanam, pedagang yg berjualan, pengendara yg membawa beras ini, petani yg menggiling padi menjadi beras. Ikan yg dimasakpun mamah selalu mendoakan..sehingga apa yg kita makan sudah di syukuri sudah di ikhlaskan, sudah di seimbangkan.

Tak lama kemudian sebuah alphard warna hitam tepat berhenti didepan mereka dan pintu terbuka .(saya sampai skrg ingat no nya B 2377 SAA ). Mamah!..kata sang anak sambil naik kemobil tersebut dan supir mobil tersebut bertukar dengan sang ayah ..

Ah rupanya ..ini training day sang ayah keanaknya untuk melihat sisi lain dari kehidupan…entah mengapa saya merasa malu teramat sangat,saya tutup wajah saya denga helm..dan menitik air mata..terima kasih Tuhan. Hari yang luar biasa untuk pelajaran yang di dapat..jujur saya ingin kenalan lebih jauh dan mencari mobil siapa itu?

Semoga bisa mengambil hikmahnya dan mengaplikasikannya sebagai latihan memanaje emosi dan energi kita. Waalaikumsalamwrwb.”

 

[Kepada Desmalia Anggraini, terimakasih telah membagi kisah ini. Semoga Alloh memberi balasan yang baik kepadamu lebih banyak🙂 ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s