Pasokan Solar Ditambah untuk Urai Antrean

PENYALURAN bahan bakar subsidi jenis solar ke seluruh pom bensin di Jawa Tengah dan Yogyakarta mencapai 8.600 kiloliter per hari per 26 April 2013. Tambahan ini setara dengan 183 persen dari penyaluran normal sebanyak 4.800 kiloliter.

Sejalan dengan penambahan pasokan solar, distribusi premium pun demikian. Volumenya mencapai 120 persen dari penyaluran rata-rata harian, yakni dari 9.700 kiloliter menjadi 11.600 kiloliter.

Manajemen PT Pertamina (Persero) mengaku telah melakukan optimalisasi melalui pembentukan posko satuan tugas untuk memantau penyaluran ke terminal BBM dan SPBU selama 24 jam. Selain itu juga dilakukan penambahan 28 armada tanki bahan bakar untuk melayani distribusinnya.

Tambahan pasokan solar dilakukan sejalan dengan terjadinya antrean pembeli di SPBU pada berbagai wilayah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Diakui Pertamina, penyaluran kuota solar tahun ini lebih rendah 8 persen dari realisasi 2012.

Lazimnya konsumsi tumbuh sekitar 8 persen setiap tahun. Artinya, distribusi solar bersubsidi 16 persen di bawah kebutuhan konsumen di lapangan.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan, kuota solar yang disalurkan perseroan sejalan dengan ketetapan pemerintah dalam APBN 2013. “Pertamina diamanatkan agar kuota tidak jebol sebab kalau jebol subsidi naik dan mengganggu fiskal. Maka kami kendalikan sesuai kuota yang ada,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (26/4).

“Pemerintah melalui keputusan Menteri Keuangan memutuskan agar Pertamina melerai antrean solar dengan menambah kuota. Maka kami buka penyaluran sesuai kebutuhan dengan menambah pasokan sesuai kondisi di lapangan. Ada yang ditambah 50 sampai 100 persen dari konsumsi rata-rata harian untuk lokasi yang terjadi antrean,” kata Hanung.

Dalam waktu tiga hari terhitung mulai 23 – 25 April 2013, Pertamina sudah menyalurkan 21.000 kiloliter solar bersubsidi. Jika ditambah dengan hari ini diperkirakan mencapai 25.000 kiloliter. Alias rata-rata tambahan per hari sekitar 7.000 kiloliter untuk seluruh SPBU di Indonesia.

Selain itu, Pertamina meminta pemerintah menambah kuota BBM bersubsidi pada tahun ini. “Dalam APBN-P perlu dikoreksi kuota BBM subsidi untuk ditambah,” ucap Hanung.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengumumkan penambahan kuota solar bersubsidi. Volumenya dialihkan dari alokasi solar untuk bulan-bulan mendatang. Hal ini diharapkan dapat mengurai antrean pembeli solar di sejumlah daerah.

Penumpukan konsumen solar subsidi di SPBU disebabkan jumlah pembeli lebih banyak dibanding stok yang tersedia. Namun para pelanggan pun enggan beralih ke bahan bakar minyak nonsubsidi.

“Pak Hatta Rajasa (Menteri Koordinator Perekonomian) dan saya memutuskan bahwa jatah-jatah pada bulan berikutnya akan diberikan sedikit ke saat ini. Mulai kemarin sore itu sudah dijalankan. Yang digelontorkan adalah solar bersubsidi,” kata Wacik.

Penyaluran solar bersubsidi tambahan akan diutamakan ke daerah yang mengalami banyak antrean. Diantaranya sejumlah titik di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera, dan Kalimantan.

Pengalihan kuota solar tersebut dilakukan sampai dengan ada pengumuman resmi kebijakan dua harga BBM bersubsidi oleh presiden. Sayangnya, ditanya berapa volume solar yang akan dialihkan, Wacik tak menjelaskan secara rinci.

Selama triwulan pertama 2013, penyaluran BBM bersubsidi oleh PT Pertamina (Persero) sebanyak 10,74 juta kiloliter. Jumlah ini 0,6 persen lebih besar dibandingkan kuota yang ditetapkan untuk periode tersebut, yakni 10,68 juta kiloliter.

Kelebihan tersebut disebabkan konsumsi solar bersubsidi 5,2 persen di atas kuota. Kuota solar untuk periode Januari – Maret 2013 hanya 3,52 juta kiloliter tapi realisasinya mencapai 3,68 juta kiloliter. Sementara jatah premium 7,16 juta kiloliter, realisasinya dalam kurun waktu yang sama hanya 7,04 juta kiloliter.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s