Notasi Ringan [bersambung]

Nutella

 

 

 

Pada saat jalan itu buntu maka manusia harus menjawab satu dari dua pilihan;

berpasrah di kebuntuan itu atau menciptakan jalan baru.

Tidak ada yang salah, tidak ada yang benar.

Mungkin dia lolos karena nasib, mungkin dia terperangkap karena nasib.

Mungkin dia selamat karena upaya, mungkin dia mati karena upaya.

Siapa yang tahu apa nasibnya kelak?

 

[tulisan ini dikirimkan seorang kawan, saya menjawabnya dalam “Notasi Detik”]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s