Perawatan Tepat, Pemeliharaan Diesel Hemat

 

 

Mesin Diesel Honda [http://autoblogindonesia.files.wordpress.com/]
Mesin Diesel Honda [http://autoblogindonesia.files.wordpress.com/]
TAK jarang orang beranggapan biaya perawatan mobil bermesin diesel mahal. Padahal, para produsen otomotif terus berupaya menyempurnakan produk diesel mereka berupa reduksi getaran, suara mesin, hingga pengurangan emisi gas buang.

Sebetulnya ongkos perawatan diesel yang cenderung boros bisa dihindari asalkan pemilik mobil bisa merawat mesinnya dengan baik. Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya dilakukan untuk menjaga performa mesin diesel.

Pertama, perhatikan kebersihan minyak pelumas alias oli. Sebaiknya lakukan penggantian oli secara rutin setelah menempuh jarak sekitar 10.000 kilometer. Jangan lupa mengganti pula saringannya.

Manajer Pemasaran Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Heriyanto Kosasih menilai kebersihan pelumas sangat vital bagi mobil bermesin diesel.

“Kalau oli di mobil diesel jarang diganti sehingga terlalu kotor nanti ongkos perawatannya malah jadi terlalu mahal,” tuturnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan, seperti dilansir laman resmi Astra Credit Companies (ACC), ialah perlunya memanaskan mesin sebelum berkendara untuk mencapai temperatur mesin yang optimal.

Penyaring bahan bakar dan udara juga sebaiknya diganti per 15.000 kilometer. Jika penyaring bahan bakar tersumbat akibat penumpukan kotoran akan menurunkan performa mesin karena alirannya terhambat.

Perlu diingat pula agar tak pernah membiarkan tangki bahan bakar dalam kondisi nyaris kosong. Sebaiknya langsung isi kembali tangki solar ketika solar yang tersisa tingga sepertiga dari total kapasitas.

“Mesin diesel generasi baru biasanya tidak ada masalah tapi kalau mesin-mesin lama minimal tangki bahan bakar terisi seperempat,” ucap Heriyanto.

Untuk bahan bakar jangan lupa gunakan solar berkadar sulfur rendah terutama untuk mesin berteknologi common rail direct injection. Solar yang berkadar sulfur terlalu tinggi dapat menimbulkan sumbatan saluran katup common rail sehingga mesin tersendat bahkan mati seketika.

Sedangkan pada mesin diesel turborcharger sebaiknya jangan mematikan mesin seketika, tunggulah sekitar tiga menit. Sebaiknya pengendara tak menginjak pedal gas berlebihan saat mobil sedang tak bergerak.

“Mesin diesel tidak seperti mobil bensin. Kalau terlalu banyak bahan bakar yang tersemprot karena menggasnya berlebihan tidak baik untuk diesel,” ucap Heriyanto.

Terakhir yang perlu diperhatikan adalah saringan udara dengan membersihkan dan menggantinya secara teratur. Sebab, debu yang masuk ke ruang pembakaran dari saringan udara yang kotor akan mempercepat keausan komponen yang bergesekan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s