Bipolar

Ini ditulis tepat pukul satu dinihari tanggal 5 Mei 2016, berlokasi di Kota Tangerang.

 

Saat ini ada akibat waktu lampau ketika aku menyuput kopi kebanyakan. Kafein membuat hipomanik kembali menyerang. Seharusnya si hitam menjadi mood booster. Tapi kutenggak melebihi batas sehingga menjadi “disaster”.

 

Ini adalah malam kesekian yang kunikmati dengan pikiran berkelebat secepat kereta. Banyak, cepat, tak terukur, tak terarah, tak beraturan, entah apa maunya. Dia hanya membuat kantukku tetap menjadi kantuk tetapi pikiranku tidak berhenti.

 

Energi berlimpah, seperti air sumur yang tumpah ruah.

 

BIPOLAR

 

Akal sibuk.

Sibuk merancuni gagasan.

Gagasan yang menalar lambat.

Lambat laun tinggal prakarsa.

 

-Dinihari-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s